Friday, March 16, 2012

Demam

assalamualaikum wbt ... mutakhir ini aku sering bertanya pada kawan-kawan dan sahabat andai ku apakah itu demam..?? adakah demam itu boleh bawa maut ...??


Apakah itu demam ..?? Tubuh kita memiliki hipotalamus anterior di otak yang bertugas mengatur agar suhu tubuh stabil (termostat) yaitu berkisar 37 +/- 1 darjah selsius Setahu penulis,demam yang boleh bawa maut adalah demam denggi berdarah,demam H1N1,Demam Panas ataupun demam berdarah (mungkin) tapi tak pernah dgr demam biasa akan mati tapi kalau dah ajal akan mati juga kan ..?? Ada satu artikel yang baru penulis baca iaitu demam tifoid yang ada kena mengena sikti dengan penulis ini tapi apa kena mengena ya ..?

DEFINISI :Demam Tifoid adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. PENYEBAB :Bakteri Salmonella typhi. Bakteri tifoid ditemukan di dalam tinja dan air kemih penderita. 

Penyebaran bakteri ke dalam makanan atau minuman bisa terjadi akibat pencucian tangan yang kurang bersih setelah buang air besar maupun setelah berkemih. Lalat bisa menyebarkan bakteri secara langsung dari tinja ke makanan. Bakteri masuk ke dalam saluran pencernaan dan bisa masuk ke dalam peredaran darah. Hal ini akan diikuti oleh terjadinya peradangan pada usus halus dan usus besar. Pada kasus yang berat, yang bisa berakibat fatal, jaringan yang terkena bisa mengalami perdarahan dan perforasi (perlubangan). Sekitar 3% penderita yang terinfeksi oleh Salmonella typhi dan belum mendapatkan pengobatan, di dalam tinjanya akan ditemukan bakteri ini selama lebih dari 1 tahun. Beberapa dari pembawa bakteri ini tidak menunjukkan gejala-gejala dari demam tifoid.

  GEJALA Biasanya gejala mulai timbul secara bertahap dalam wakatu 8-14 hari setelah terinfeksi. Gejalanya bisa berupa demam, sakit kepala, nyeri sendi, sakit tenggorokan, sembelit, penurunan nafsu makan dan nyeri perut. Kadang penderita merasakan nyeri ketika berkemih dan terjadi batuk serta perdarahan dari hidung. Jika pengobatan tidak dimulai, maka suhu tubuh secara perlahan akan meningkat dalam waktu 2-3 hari, yaitu mencapai 39,4-40?Celsius selama 10-14 hari. Panas mulai turun secara bertahap pada akhir minggu ketiga dan kembali normal pada minggu keempat. Demam seringkali disertai oleh denyut jantung yang lambat dan kelelahan yang luar biasa. Pada kasus yang berat bisa terjadi delirium, stupor atau koma. Pada sekitar 10% penderita timbul sekelompok bintik-bintik kecil berwarna merah muda di dada dan perut pada minggu kedua dan berlangsung selama 2-5 hari.

  KOMPLIKASI Sebagian besar penderita mengalami penyembuhan sempurna, tetapi bisa terjadi komplikasi, terutama pada penderita yang tidak diobati atau bila pengobatannya terlambat: Banyak penderita yang mengalami perdarahan usus; sekitar 2% mengalami perdarahan hebat. Biasanya perdarahan terjadi pada minggu ketiga. Perforasi usus terjadi pada 1-2% penderita dan menyebabkan nyeri perut yang hebat karena isi usus menginfeksi ronga perut (peritonitis). Pneumonia bisa terjadi pada minggu kedua atau ketiga dan biasanya terjadi akibat infeksi pneumokokus (meskipun bakteri tifoid juga bisa menyebabkan pneumonia). Infeksi kandung kemih dan hati. Infeksi darah (bakteremia) kadang menyebabkan terjadinya infeksi tulang (osteomielitis), infeksi katup jantung (endokarditis), infeksi selaput otak (meningitis), infeksi ginjal (glomerulitis) atau infeksi saluran kemih-kelamin. 

Pada sekitar 10% kasus yang tidak diobati, gejala-gejala infeksi awal kembali timbul dalam waktu 2 minggu setelah demam mereda.

  DIAGNOSA Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan biakan darah, tinja, air kemih atau jaringan tubuh lainnya guna menemukan bakteri penyebabnya. PENGUBATAN Dengan antibiotik yang tepat, lebih dari 99% penderita dapat disembuhkan. Antibiotik yang banyak digunakan adalah kloramfenikol Kadang makanan diberikan melalui infus sampai penderita dapat mencerna makanan. Jika terjadi perforasi usus, diberikan antibiotik berspektrum luas (karena berbagai jenis bakteri akan masuk ke dalam rongga perut) dan mungkin perlu dilakukan pembedahan untuk memperbaiki atau mengangkat bagian usus yang mengalami perforasi.

  PENCEGAHAN Vaksin tifus per-oral (ditelan) memberikan perlindungan sebesar 70%. Vaksin ini hanya diberikan kepada orang-orang yang telah terpapar oleh bakteriSalmonella typhi dan orang-orang yang memiliki resiko tinggi (termasuk petugas laboratorium dan para pelancong). Para pelancong sebaiknya menghindari makan sayuran mentah dan makanan lainnya yang disajikan atau disimpan di dalam suhu ruangan. Sebaiknya mereka memilih makanan yang masih panas atau makanan yang dibekukan, minuman kaleng dan buah berkulit yang bisa dikupas. - Definisi Demam artikel dipetik dari blog sahabat dari indonesia- Tapi adakah demam boleh membuatkan kita mati ..?? Hampir beberapa kali penulis mendapatkan kepastian adakah demam boleh membawa maut namum adakalanya jawapan itu tidak memuaskan hati penulis sehingga terpaksa sms atau inbox sahabat andai berulang kali dan post di facebook beberapa kali,adakah demam itu boleh mati..??


  Jawapan Kak Noriana Samat dari Universiti Yamrouk,Irbid.Jordan.
"Mati ni...boleh jadi bila2 masa jika ia mmg disuratkan...cuma mgkin asbab berbeza..sbgai cth..andai seseorg itu ditimpa ujian penyakit yg berat....tetapi..jika belum ajal dia..dia tkkn mati...ALLAH hnye bg penyakit sbgai kafarah dosa dia..dan utk demam pun sama..klu mmg demam mnjadi asbab utk ALLAH jmput dia..boleh je..dan klu belum masa.belum lah..org sihat pun boleh mati.."

Sebenarnya ajal mati itu ditangan tuhan,doktor tu cuma merawat sahaja.andai nak mati ,mati juga bukan penulis hendak melawan qada'dan qadar tapi setiap apa yang ada di dalam dunia fana ini dari sudut fikiran sains tetap ada jawapanya. Selain itu ada juga jawapan tak beberapa munasabah macam jawapan beliau ini

Nasib baiklah Khairul Anwar itu member tak beberapa baik kalau tak dah lama makan sup tulang kt Abdullah Seafood kt Kepong ni .... bukan kerna takut mati sedangkan ada ramai manusia di luar sana minta mati awal sedangkan mereka lupa bahwa mati itu susah kot kalau amalan tak cukup.. andai mati tu senang bunuh je darah kuar kt kubur dok rilek oleh yang demikian ramailah yang nak mati hendaknya!! Persoalah penulis disini yang kerap lemah dan selalu demam ini menjadi tanda tanya sehingga satu rumah berjangkit dengan demam penulis blog ini,adakah demam itu boleh mati..???
Jawapan kedua dari sahabat penulis : Khairul Anuar Ariffin Mutakhir ini ramai yang meninggal dunia kerana demam.Tapi Bila Search kt google ada banyak artikel demam yang boleh bawa maut hanyalah demam denggi berdarah. 

Tapi penulis bukan kena demam denggi berdarah walhal demam pun kerap dan panas suhu mendadak secara tiba-tiba tanpa ada kesan sampingan sebelum terkena demam itu.

Teringat akan sahabat lama tika di PLKN dahulu,arwah meninggal kerana demam panas dan juga arwah anak Safura meninggal dunia juga kerana demam dan salah seorang sahabat tika sekolah dahulu juga meninggal kerana demam. 

Oleh yang demikian menjadi takut bagi penulis andai selalu mendapat demam yang kerap yelah amalan penulis pun tak memenuhi citarasa di hati ini,andai pergi sekali pun rasa ingin kembali ke dunia fana dan membuat segala amalan itu semula.

  Sekali pun hendak merawat demam pun ada rawatan homepati dari artikel Dr Hatta Abu Bakar

  DEMAM DAN RAWATAN HOMEOPATI Oleh:Mohamed Hatta Abu Bakar, HMD Demam merupakan suatu keadaan yang sering dialami oleh setiap orang.Keadaan demam yang terlalu kerap atau terlalu lama selalunya memerlukan diagnosis yang cermat. Kerap kali demam datang disebabkan oleh sesuatu penyakit yang dihidapi. Tetapi ada masanya seseorang itu menghidap penyakit yang serius namun tidak demam. Sebaliknya terdapat tanda-tanda lain yang menunjukkan kesihatannya telah terganggu. Demam atau ‘pireksia’ ialah peningkatan suhu badan melebihi paras normal. Suhu badan yang normal ialah 37 ºC. Perubahan suhu dalam sehari menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dalamnlingkungan 1 ºC juga lumrah. 

Fenomena ini dipanggil circadian rhythm. Bahkan jika seseorang itu menjalani riadah atau terdedah kepada cuaca panas yang terik, suhu badan boleh meningkat tinggi. Tetapi umumnya apabila suhu badan meningkat melebihi 38 ºC, orang itu dikatakan mendapat demam. Penjelasan perubatan mengenai mekanisma penghasilan demam masih bersifat andaian. Tetapi perubatan moden sekata dengan homeopati di dalam bab ini. 

Demam bukanlah suatu penyakit tetapi hanyalah tanda bagi kehadiran penyakit. Homeopati menyebutnya sebagai satu simptom daripada keseluruhan simptom. Dr. Hahnemann menyatakan di dalam para 19 Organon of Medicine bahawa
“penyakit-penyakit tidak lebih daripada perubahan di dalam tahap kesihatan individu yang sihat yang menyatakannya menerusi tanda-tanda penyakit”.
Hari ini ramai yang menerima bahawa 
“suhu badan yang tinggi adalah dipercayai bertujuan menghalang pertumbuhan sesetengah bakteria dan virus…. ia mempercepat reaksi tubuh dalam membantu pemulihan”. 

Maknanya ia adalah suatu proses yang membuktikan tubuh sedang melawan penyakit. Sesetengah orang tua mungkin mendapat infeksi sedangkan suhu mereka tetap normal. Ini menandakan keupayaan tubuh mereka untuk melawan jangkitan sudah berkurang. Dalam hal ini pandangan Dr. Samuel Hahnemann adalah lebih jauh ke hadapan kerana beliau menganggap kuasa hayat (vital force) tubuh sentiasa dalam keadaan bersiap sedia melawan segalaancaman. Beliau menulis di dalam Organon, pada para 9,
“Ia (vital force) bekerja mempertahankan pancaindera dan aktiviti-aktiviti kesemua bahagian hidup…” Bahkan katanya, “Tanpa kuasa hayat, manusia tidak berupaya untuk merasa, bertindak dan mempertahankan dirinya. Tanpa vital force, tubuh akan mati”.
Semasa demam, ada dua fasa atau keadaan yang boleh dikenalpasti. Keadaan seram sejuk (chill) dikatakan tanda yang menunjukkan suhu tubuh sedang meningkat. Tetapi pada akhir demam, kulit menjadi hangat dan pesakit mulai berpeluh. 

Keadaan ini disebut krisis (crisis) dan menunjukkan suhu tubuh sedang menurun. Selain peningkatan suhu tubuh, biasanya pesakit turut mengalami simpton peningkatan kadar pernafasan dan denyutan jantung. Kebanyakan demam berpunca daripada virus dan jangkitan bakteria. 


Demam akibat infeksi virus adalah seperti selsema, flu, beguk dan campak. Pada kanak-kanak,jangkitan yang paling biasa bermula dengan demam. Keadaan demam kanak-kanak yang berhubung dengan jarak masa sebelum ruam atau tompok-tompok keluar kadangkala membantu diagnosis doktor. Demam juga mungkin disertai dengan pelbagai simptom lain seperti cirit-birit, pening, sakit kepala, muntah atau terpaksa bernafas dengan cepat. Pesakit yang mengalami demam biasanya kelihatan letih, pucat dan kekeringan air dalam badan. Demam yang berpunca daripada bakteria mungkin disebabkan oleh jangkitan pada trek urinari, meningitis, penyakit paru-paru dan sebagainya.Terdapat juga demam yang disebabkan oleh penyakit-penyakit serius atau yang jarang ditemui. Ini termasuk demam kelenjar (glandular), demam kepialu, tibi, jangkitan hepatitis dan seumpamanya. Bagaimanapun demam tidak semestinya disebabkan oleh jangkitan. 

Sebahagian demam dikaitkan dengan penyakit-penyakit malignan seperti leukemia, trombosis koronari dan lelain penyakit. Ada juga demam yang disebabkan oleh pengambilan beberapa jenis ubat dadah seperti barbiturat dan acetaminophen. 

Acetaminophen ialah ubat untuk melegakan sakit dan demam, tetapi laporan perubatan menyebut pengambilannya dalam dos yang banyak atau jangka masa yang panjang boleh menjejaskan hati dan buah pinggang. Demam biasa selalunya tidak membawa mudarat yang besar.

Tetapi kanak-kanak yang berusia daripada 6 bulan hingga 5 tahun cenderung untuk mendapat sawan (febrile convulsions). Lebih kurang 6 peratus kanak-kanak boleh mendapat sawan seperti ini. Ianya disebabkan oleh suhu yang meningkat dengan mendadak. Walaupun ia mencemaskan, tetapi ianya tidaklah begitu menakutkan dan tidak seharusnya dikaitkan dengan gangguan seperti epilepsi.Beberapa petanda umum demam bagi pesakit kanak-kanak sangat penting untuk diperhatikan. Antaranya ialah keadaan
  • hilang selera makan,
  • rasa nak muntah
  • sakit perut,
  • mengantuk atau tidur tidak tentu masa,
  • kerap mengeluh dan menangis,
  • sukar menelan,
  • sakit tekak,
  • sukar bernafas
  • sakit ketika membuang air kecil.
Apabila sahaja simptom-simptom di atas dikenalpasti, usahakan agar kanak-kanak itu rehat secukupnya. Di dalam rawatan demam, sememangnya pesakit digalakkan banyak berehat. Mereka hendaklah menggunakan selimut yang nipis sahaja. 

Mereka juga disaran supaya meminum air suam, jus buah atau air kosong seberapa banyak yang boleh. Selalunya kanak-kanak tidak begitu gemar, tetapi mestilah diusahakan menasihati mereka tentang pentingnya minum air sebagai mengganti cecair yang hilang dan memulihkan tenaga. Begitu juga mereka disyorkan supaya memakan makanan yang mudah hadam. 

 Dalam rawatan moden, suhu yang tinggi dapat dikurangkan dengan mengambil paracetamol dan ibuprofen. Ia boleh diperolehi dalam pelbagai jenama komersil. 

Suatu waktu dahulu aspirin merupakan ubat yang popular tetapi diketepikan setelah disedari kesan negatif dan alternatifnya ditemui. 

Sekiranya demam itu disebabkan oleh virus, maka pesakit tidak memerlukan rawatan dengan antibiotik kerana ia tidak akan memberi kesan.Suatu tindakan yang bijak ialah mengelap bahagian kepala dan badan pesakit dengan air suam. 

Dalam amalan masyarakat tradisional Melayu, biasanya mereka menggunakan air yang dicampur asam jawa bagi tujuan menurunkan suhu tubuh yang tinggi. Rawatan dengan menggunakan air ini sesuai dengan saranan Rasulullah s.a.w.di dalam sebuah hadis sahih, yang bermaksud:
“Sesungguhnya demam atau terlalu tinggi suhu panas itu adalah merupakan percikan-percikan neraka, maka sejukkanlah dengan air”.
Homeopati percaya bahawa bentuk rawatan paling baik ialah jenis penawar yang dapat bekerjasama dengan mekanisme pertahanan tubuh. Dalam hal ini, ia mesti sama-sama mengeluarkan simptom-simptom penyakit. Kerana itu, penawar yang diberikan tidak harus bersifat menekan atau supresif (suppressive). 

Apabila demam itu tersangat hebat, kesemua simptom pesakit mesti diperhatikan secara teliti dengan tujuan menyelesaikan semua gangguan yang berkaitan dengannya.Untuk demam biasa (simple fever), pada peringkat awal boleh dipreskripsikan Aconite. 

Bilamana muka pesakit naik merah, demam kuat, konvulsi atau mungkin ada kaitan dengan tonsilitis, penawar yang sesuai ialah Belladonna. Demam di mana pesakit tidak merasa dahaga, kepala berat, cenderung untuk berbaring dan rasa lega bila buang air kecil biasanya diberi penawar Gelsemium. 

Kesemua penawar di atas diberi di dalam potensi rendah atau sederhana sahaja. Penawar demam homeopati yang biasanya sesuai untuk kanak-kanak yang demam semasa tumbuh gigi ialah Chamomilla.Penawar-penawar demam akut lain termasuk Arsenicum, Bryonia,Cantharis, Glonoin, Ipecac, Pulsatilla dan Rhus tox. 

Penawar biokimia homeopati yang bertindak dengan lebih lembut boleh turut digunakan bagi membantu menormalkan perjalanan darah dan mengeluarkan peluh.Demam yang terlalu lama mungkin ada kaitan dengan penyakit-penyakit yang serius. Demikian juga bagi demam yang sentiasa berulang. Pemeriksaan dan ujian tertentu diperlukan dalam rawatan alopati, sementara rawatan secara individualisasi sahaja yang terbaik dalam perubatan homeopati kerana ia merawat pesakit secara menyeluruh (treatment of the whole person). Demam ni kadang-kadang bahaya juga yer ..? 


Hmmm kalau lah ini artikel terakhir penulis harap mohon ampun dan maaf lah yer andai penulis ini selalu menganggu kalian semua maafkanlah penulis yer tidak segaja nak lukakan hati sesiapa.Penulis minta maaf yer ... Artikel berkenaan hanyalah rawatan sambilan shaja dan penulis ini adalah orang yang malas ke hospital melainkan selalu membaca artikel-artikel di internet sebelum rujuk pada pakar.


@artikelterpelihara2012 ainaazizan.