Monday, June 10, 2013

Tersirat 12 - Si Buta Jatuh Sakit

".... penyelia ,ada tak orang hargai saya ??"

Penyelia itu hanya tersenyum dan terus memujuk Si Buta agar terus berehat .

"kau sakit , rehatlah....."

Penyelia itu berlalu dari situ ,dan memandang sepintas lalu si buta yang kian lama termenung .


"Si Buta ... makan ubat,nanti kamu tidak sihat macam mana kau mahu kembara lagi?"
"kembara saya terhenti sampai disini , ini bukan menyiksa tetapi pengakhiran yang terakhir ....."
"kita cuma usaha ... sila makan ubat ..."
"saya cuma berharap , ramai yang menganggap saya lemah ...."
"tidak , mereka kasihan dan simpati, kamu yang meyiksa diri"
"tidak mungkinlah ... saya sudah bertahun menyendiri dengan siapa harus saya minta simpati, sya cuma minta simpati pada Yang Maha ESA bukan manusia"
"kamu masih tidak mengerti hati orang lain yang masih kasihan pada kamu ...."
"saya minta maaf tapi saya masih tidak yakin ..."
"kamu meminta untuk orang hargai kamu tapi kamu tidak hargai orang lain"

Si Buta terdiam ... air matanya mengalir.

"sakit bukan ...?? makanlah ubat ini , saya masih menghargai kamu sepanjang kamu hidup ini"

Penyelia terus berlalu dan meninggalkan Si Buta sendiri .

"Mungkin di zaman 20 tahun lalu aku terlalu banyak susahkan orang lain tapi bukan aku meminta sepanjang itulah aku menyediri hingga kini aku sakit , hanya penyelia yang menjaga aku bersama penghuni yang lain."

No comments:

Post a Comment

Komen Anda Mestilah Membangun Kalaupun Entri Post Saya Merapu